Pak Mamat tentu tidak akan sangat marah jika mangga tidak dicuri dari pohon oleh anak-anak nakal. Fact: Mr. Mamat’s mangoes were stolen from the tree by the bad kids so he was angry. Oke, itulah tadi contoh kalimat conditional sentence type 3 dan faktanya yang bisa kamu gunakan sebagai referensi belajar Bahasa Inggris ataupun tugas dari sekolah.
Cara Membuat Fakta dalam Conditional Sentence. Khusus untuk Type 2 dan 3, Anda dapat membuat fakta dari conditional sentence di atas, adapun langkah-langkahnya adalah sebagai berikut : Ubah conjunction IF menjadi Because atau So. Pola yang Digunakan Menjadi : Because + Subject + Verb + , + Subject + Verb. Subject + Verb + Because + Subject + Verb.
Examples: Type 2 mixed conditional sentences If you paid attention in school, you would have learned more. I would have invited you if I knew you were free. Common mistake: Adding “would” to the “if” clause. When using conditional sentences, people sometimes add the modal verb “would” to the subordinate clause.
Conditional sentence memiliki empat tipe, yaitu tipe 1, 2, 3 dan 0. Berikut akan dijelaskan mengenai conditional sentence tipe 2 lengkap beserta contoh kalimatnya. Conditional sentence type 2 digunakan untuk pengandain yang kemungkinan terjadinya akan sulit, baik dimasa sekarang maupun dimasa yang akan datang.
Nah, jika kamu ingat, would adalah verb 2 dari kata “ will ”. Jadi, rumus conditional sentence type 2 adalah “ If + Subject + Verb 2, Subject + Would + Verb 1 + Complement ”. Adapun berikut beberapa contoh kalimatnya: If I were her, I would buy an luxury bag. (Kalau aku jadi dia, aku akan membeli tas yang mahal.)
Kalimat Pengandaian (Conditional Sentence) grammar structure linguistik. 2020.04.02. Kalimat pengandaian tipe 2 ini mengacu pada situasi di masa sekarang, yakni sebuah aksi yang mungkin pada masa sekarang dapat terjadi jika situasi pada masa lalu dilakukan. Conditional sentence dapat digunakan ketika hasil dari condition (syarat) tidak memiliki
Contoh Kalimat Conditional Sentence Type 1. If I have free time, I will go swimming. (Jika saya punya waktu luang, saya akan pergi berenang.) If the bell rings, I’ll go home in no time. (Jika bel berbunyi, saya akan pulang ke rumah segera.) If you meet Andy, ask him to call me. imperative. (Jika kamu bertemu Andy, minta dia menghubungi saya.)
Bisa dibilang, conditional sentence type 2 ini cocok untuk kamu yang suka menghayal. Jika di dua tipe sebelumnya, yaitu type 1 dan type 3, kamu memakai jika untuk mengartikan “ if ”, disini beda. Jika memang masih digunakan. Tapi, kebanyakan, kata “ if ” disini diartikan sebagai andai saja atau kalau saja.
Lihat halaman berikutnya untuk melihat contoh-contoh kalimat conditional sentence type 2 dan type 3. Contoh Conditional Sentence Type II Conditional sentences type II ini adalah antithesis dari keyataan ketika berbicara. Jika saat berbicara itu panas, maka kalimat pengandaiannya adalah ingin hari itu dingin.
Materi Conditional Sentence Type 2 Sekilas Conditional Sentence Type 2. Conditional sentence type 2 merupakan conditional sentence dimana result (hasil) dari condition (syarat) tak memiliki atau hanya sedikit kemungkinan terwujud karena condition-nya tak mungkin dipenuhi di masa sekarang atau sukar dipenuhi di masa depan.
9KyhT.