Apasaja jenis teks eksposisi? a. Membuat pembaca bisa membayangkan apa saja yang ada dalam teks deskripsi tersebut. 5. mengenai onjek yang digambarkan membat pembaca bisa merasakan bahwa pembaca tersebut bertemu langsung dengan objek yang digambarkan. Kata-kata yang digunakan dalam teks deskripsi adalah kata-kata yang yang
Inimerupakan bagian akhir dari sebuah teks eksposisi yang berupa penguatan kembali atas pendapat yang telah ditunjang oleh fakta-fakta dalam bagian argumentasi. Pada bagian ini pula bisa disematkan hal-hal yang patut diperhatikan atau dilakukan supaya pendapat atau prediksi sang penulis dapat terbukti.
Cermatikutipan teks eksposisi berikut! (1) Pisang merupakan tumbuhan yang biasa tumbuh di sekitar rumah. Pisang biasanya hanya untuk dimakan. Buah pisang sangat baik untuk kesehatan karena mengandung vitamin (A, B, B6, C), mineral ( kalium, fosfor, magnesium, kalsium dan besi) serta karbohidrat.
MEMPERKENALKANEKSEGESIS ALKITAB. “eksegesis” berasal dari kata bahasa Yunani “eksegeomai” yang secara harafiah berarti “menggali keluar” atau “memimpin keluar (to lead out)” (Bandingkan Yohanes. 1:18; Kisah Para Rasul 10:8; 15:12, 14; 21:19).[2] Istilah ini sudah digunakan oleh Papias pada awal abad kedua Masehi dalam tulisannya yang berjudul:
Unsurkebahasaan merupakan bagian-bagian yang membangun teks eksposisi, unsur kebahasan yang ada pada teks eksposisi ialah pronomina, konjungsi dan kata leksikal. Pronominan Pronomina merupakan kata ganti orang yang dapat digunakan terutama pada saat pernyataan pendapat pribadi diungkapkan.
PengertianTeks Eksposisi - Teks eksposisi sebenarnya adalah jenis teks nonfiksi yang berisi tentang penjelasan dari suatu informasi atau pengetahuan. Teks eksposisi sendiri ditulis berdasarkan data yang diperoleh berdasarkan fakta yang benar-benar terjadi. Selain itu, teks ini menyajikan informasi dengan padat, jelas, singkat, dan tentunya
Juduladalah bagian yang sangat penting dalam sebuah artikel. Pembaca tentunya akan melihat judul sebelum memutuskan apakah akan membaca teks tersebut atau tidak. Contoh penulisan artikel eksposisi dapat dijumpai pada teks-teks berita. Jika Anda ingin mempelajari bagaiamana cara membuat jenis tulisan eksposisi dengan benar, sebaiknya sering
Perhatikanlahjudul puisi. b. Lihatlah kata-kata yang dominan. c. Pahami makna-makna konotatif yang ada dalam puisi itu. Teks eksposisi adalah sebuah karangan atau paragraf yang mengandung informasi atau pengetahuan yang mencoba digambarkan dalam bentuk yang padat, singkat dan jelas. 2. Bentuk-bentuk teks eksposisi Apa fungsi fakta
Menentukanjenis teks apa yang dipilih untuk mengkonversi teks cerita pendek, 6. Dalam cerita pendek ini digambarkan sikap ketidakpedulian dan tanggung jawab atas apa yang telah diperbuat. Seorang mengaku beriman kepada Allah SWT, tetapi iman itu telah diruntuhkan oleh setan-setan sebagaimana terjadi pada sang kakek yang memutuskan untuk
Konjungsiatau kata penghubung digunakan dalam teks eksposisi untuk memperkuat argumentasi. Berikut ini adalah jenis konjungsi yang dapat ditemukan pada teks eksposisi : 1. Konjungsi waktu : sesudah, setelah, lalu, sebelum, setelah itu, kemudian 2. Konjungsi gabungan : serta, dan, dengan 3. Konjungsi pembatasan : asal, kecuali, selain 4.
CNRcXZs. – Teks eksposisi adalah salah satu jenis teks dalam bahasa Indonesia. Engkos Kosasih dalam buku Dasar-dasar Keterampilan Bersastra 2012 menyebutkan teks eksposisi adalah karangan yang mempunyai tujuan untuk memberikan informasi tentang sesuatu sehingga bisa memperluas pengetahuan pembaca. Langkah menyusun teks eksposisi Dalam buku Menulis Karya Ilmiah 2015 oleh Dalman, langkah-langkah suatau teks eksposisi adalah menentukan topik, menentukan tujuan, mendapatkan data yang sesuai dengan topik, membuat kerangka karangan, mengembangkan kerangka karangan menjadi penjelasannya Menentukan topik Langkah awal dalam menyusun teks eksposisi adalah menentukan topik atau tema yang akan dibahas dalam teks eksposisi. Menentukan tujuan Dalam menyusun suatu paragraf eksposisi langkah yang dilakukan setelah menentukan topik adalah menentukan tujuan utama dibuatnya teks eksposisi nantinya membantu menciptakan batasan permasalahan atau batasa topik. Sehingga, teks berfokus membahas suatu tujuan dengan jelas. Baca juga Perbedaan Teks Anekdot dan Teks Eksposisi Mendapatkan data yang sesuai dengan topik Setelah topik dan tujuan ditentukan, langkah selanjutnya adalah mendapatkan data yang sesuai dengan topik pembahasan. Data didapatkan dari berbagai metode seperti studi literatur dari buku, jurnal ilmiah, dan karya tulis lainnya, wawancara, juga pengisian angket. Yang jelas, data yang didapat harus sesuai dengan topik dan dapat menguraikan tujuan teks eksposisi dengan baik. Data yang didapat sifatnya harus obyektif, faktual, dan juga aktual, sehingga bisa memberikan informasi yang baik bagi pembacanya.
- Teks merupakan susunan kata-kata secara langsung lisan maupun tulis. Teks memiliki banyak bentuk dan jenis yang dapat digunakan dalam berbagai Kamus Besar Bahasa Indonesia, teks adalah naskah yang berupa kata-kata asli dari pengarang, kutipan dari Kitab Suci untuk pangkal ajaran, atau bahan tertulis untuk dasar memberikan pelajaran, berpidato, dan sebagainya. Dalam buku Yuk, Ungkap Idemu Melalui Teks Persuasi hingga Teks Tanggapan 2019 karya Minarti Try Astuti, dijelaskan salah satu jenis teks yaitu teks eksposisi. Pengertian teks eksposisi adalah teks yang mengandung gagasan dan eksposisi digunakan ketika penulis atau pembicara ingin memberikan penjelasan atau memberikan klarifikasi kepada pembaca. Di dalam teks tersebut terdapat perkenalan isu atau masalah serta rangkaian argumen dari penulis. Rangkaian argumen yang digunakan oleh penulis mendukung isu atau masalah yang menjadi topik bahasan. Baca juga Cara Menulis Teks Iklan Teks eksposisi memiliki struktur tesis atau pernyataan umum, rangkaian argumen, dan penegasan ulang. Struktur teks eksposisi Tesis pernyataan umum berupa pengenalan isu, masalah, ataupun pandangan penulis secara umum tentang topik yang akan dibahas.
Berikut ini contoh teks eksposisi lengkap dengan penjelasan mengenai struktur, ciri, dan cara menulisnya dengan mudah. Teks eksposisi adalah karangan yang berisikan gagasan dan fakta. Jenis tulisan ini biasanya mengandung informasi atau pengetahuan yang mencoba digambarkan ke dalam bentuk yang padat, singkat, dan jelas. Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia, eksposisi merupakan suatu uraian atau paparan yang memiliki tujuan untuk menjabarkan maksud penulis. Teks eksposisi juga memiliki paragraf yang bersifat ilmiah. Tujuan dari teks eksposisi sendiri adalah untuk menjelaskan informasi tertentu agar dapat menambah ilmu pengetahuan pembaca. Dengan membaca teks eksposisi, pembaca akan mendapatkan pengetahuan mengenai suatu masalah atau kejadian. Agar lebih jelas lagi, berikut adalah contoh teks eksposisi dan penjelasannya. Temukan berbagai perlengkapan gaming terbaikmu dengan harga terbaik di sini! Contoh Teks Eksposisi Sumber gambar Pixabay 1. Pohon Pisang Pisang merupakan jenis tumbuhan yang sering dijumpai di sekitar rumah. Tanaman ini umumnya dimakan buahnya. Buah pisang sendiri mengandung Vitamin A, B, B6 dan C, kalsium, fosfor, kalium, magnesium dan karbohidrat yang sangat baik untuk kesehatan. Tak hanya buahnya, hampir seluruh bagian pohon pisang pun bisa dimanfaatkan, terutama untuk kesehatan. Selain buahnya, bagian dari pohon pisang yang juga sering dimanfaatkan adalah daunnya. Daun pisang umumnya digunakan untuk pembungkus makanan yang aman. Tidak hanya aman, membungkus makanan dengan daun pisang juga terbilang bermanfaat. Ini karena pada daun pisang terdapat zat polifenol yang bermanfaat sebagai antioksidan. Ada pula jantung pohon pisang yang biasanya dimanfaatkan untuk dimasak sebagai sayur. Bagian dari pohon pisang ini memiliki kandungan flavonoid. Flavonoid sendiri dikenal sebagai antioksidan yang dapat menangkal radikal bebas sekaligus mencegah timbulnya kanker. Ada pula kandungan mineral, vitamin dan protein yang juga bermanfaat bagi kesehatan. Dapat dilihat bahwa pisang adalah tanaman yang memiliki banyak manfaat untuk kesehatan. Tidak hanya buahnya, bagian lain pun memiliki kandungan yang baik untuk kesehatan. Karena itu tidak ada salahnya menanam pohon pisang karena manfaat yang bisa didapatkan pun sangat banyak. Baca Juga Contoh Hewan Avertebrata, Ciri-ciri dan Gambarnya 2. Cara Membuat Wedang Jahe Wedang jahe merupakan salah satu minuman khas Indonesia yang biasanya disajikan secara hangat, sehingga sangat cocok diminum di musim hujan seperti ini. Untuk membuat minuman hangat ini, kita mesti mengikuti sejumlah langkah berikut. Adapun langkah-langkah membuat wedang jahe yang dilansir dari laman ini adalah Sediakan sejumlah bahan seperti 2 ruas jahe, 1 helai sereh, 5 biji cengkeh, 1 ibu jari kayu manis, dan 250 ml air. Selain itu, beberapa alat seperti kompor, pisau, saringan, alat penggeprek, panci kecil untuk merebus bahan wedang jahe, dan tentu saja cangkir untuk menampung hangatnya wedang semua itu tersedia, maka kita harus memulai mengolah wedang jahe dengan terlebih dulu mengupas jahe dengan pisau. Setelah itu, panaskan air dalam panci dalam suhu api yang sedang. Setelah air mendidih, barulah masukkan jahe yang digeprek dengan sejumlah bahan seperti cengkeh, sereh, dan kayu sekitar 10 hingga 15 menit. Setelah melewati batas waktu tersebut, angkat rebusan air wedang jahe dari kompor lalu tuangkan ke dalam cangkir yang di atasnya sudah ditutupi oleh jahe pun siap disajikan dan diminum. Bila wedang jahe yang dibuat ingin lebih manis, maka masukkanlah gula merah, madu, ataupun pemanis lain yang sesuai dengan selera masing-masing. Itulah sekelumit cara membuat wedang bermanfaat untuk para pembaca sekalian. 3. Demam Panggung Pernahkah anda merasa gugup ketika berbicara maupun tampil didepan banyak orang? Biasanya hal tersebut dinamakan demam panggung. Demam panggung terjadi karena kita tidak terbiasa tampil di depan orang banyak dan selalu merasa bahwa apa yang akan kita sampaikan salah, kemudian akan ditertawakan orang banyak. Ketakutan tersebut justru muncul karena rasa kurang percaya diri yang terus kita pelihara. Efek yang ditimbulkan demam panggung yaitu badan secara spontan akan merasa lemas ketika hendak melakukan pertunjukan atau berbicara didepan khalayak ramai, detak jantung yang terpompa dengan sangat kencang dan wajah pucat karena takut akan salah. Demam panggung juga akan mengurangi konsentrasi kita, padahal sebelumnya kita sudah melakukan persiapan yang kita anggap paling matang. Cara efisien untuk mencegahnya adalah dengan membiarkan tubuh setenang mungkin sebelum tampil didepan, tarik nafas dalam-dalam akan melancarkan oksigen masuk ke otak serta dapat menyebabkan otak bekerja dengan baik, sehingga konsentrasi akan terjaga. 4. Menjaga Kebersihan Lingkungan Sekolah Kebersihan lingkungan sekolah adalah satu dari beberapa faktor penting untuk menciptakan kenyamanan di lingkungan sekolah dan sekitarnya. Setiap sekolah selalu mengajarkan siswa-siswi agar menjaga kebersihan. Tak jarang banyak dilakukan lomba kebersihan sekolah untuk menarik minat siswa-siswi agar peduli terhadap kebersihan. Beberapa cara bisa dilakukan untuk menjaga kebersihan lingkungan, seperti membuang sampah pada tempatnya, menghapus papan tulis, menyapu ruang kelas. Di kelas biasanya dilakukan pembagian piket per hari untuk menjaga kebersihan, petugas piket biasanya melakukan tugas untuk menyapu, menghapus papan tulis, dan mempersiapkan alat tulis guru. Di hari Jumat semua anggota kelas melakukan kerja bakti membersihkan sekolah setelah pelajaran pertama selesai. Satu di antara manfaatnya yaitu membuat hubungan antara murid dan murid maupun guru dan murid makin akrab. Kebersihan lingkungan sekolah menjadi hal yang tidak bisa dipisahkan dari kehidupan sekolah dan menjadi faktor penting demi meraih proses belajar mengajar yang nyaman. Kebersihan lingkungan sekolah juga menjamin kebersihan seseorang dan kesehatannya sehingga kebersihan adalah usaha manusia sehingga lingkungan tetap sehat terawat secara terus menerus. Baca Juga Contohnya Kata Pengantar untuk Makalah, Proposal, & Laporan 5. Sosial Media, Antara Trend Baik dan Buruk Bermain sosial media saat ini memang menjadi sebuah trend dan cara berkomunikasi serta membangun relasi yang terbilang menyenangkan. Akan tetapi, dibalik kesenangan bermain sosial media ini juga terdapat ancaman yang bisa menyerang setiap saat dan menyerang siapapun. Adanya sosial media memang memudahkan penggunanya untuk berbagi hal menyenangkan yang sedang dilakukan kepada orang lain. Namun pernahkah Anda berpikir jika terlalu banyak membagikan kehidupan di sosial media pun tidak baik untuk Anda. Anda jadi tidak punya privasi karena setiap apa yang Anda lakukan akan diketahui oleh orang lain. Inilah yang bisa mengganggu bahkan pada fase tertentu bisa berbahaya. Berbagi di sosial media pun bisa membuat Anda memiliki banyak teman, dalam hal ini followers atau pengikut. Namun semakin banyak teman dunia maya ini juga memperbesar kemungkinan tindakan cyberbullying. Sudah tak terhitung lagi berapa banyak anak-anak hingga orang dewasa, masyarakat biasa hingga public figure yang mengalami cyberbullying di media sosial ini. Singkat dan padatMenggunakan gaya informasi yang mengajakMenjelaskan informasi-informasi pengetahuanPenyampaian teksnya secara lugas dan menggunakan bahasa yang bakuBersifat objektif dan netralTidak memihak berarti tidak memaksakan kemauan penulis kepada pembacaPenjelasannya disertai data-data yang akuratFakta digunakan sebagai alat konkritasi dan kontribusiUmumnya menjawab pertanyaan apa, siapa, kapan, di mana, mengapa, dan bagaimana 6. Ciri-ciri Teks Eksposisi Secara umum, teks eksposisi merupakan sebuah paragraf atau karangan yang mengandung sejumlah informasi dan pengetahuan yang disajikan secara singkat, padat, dan akurat. Di sisi lain, teks eksposisi juga memiliki fungsi untuk menyampaikan gagasan atau pemikiran mengenai suatu topik. Teks eksposisi sendiri memiliki beberapa ciri-ciri yang mudah untuk dibedakkan, diantaranya Struktur Teks Eksposisi Sumber gambar Pixabay 1. Judul Penulisan judul dalam teks eksposisi biasanya menggambarkan apa yang akan dibahas dalam teks tersebut. Penulisannya pun harus menggunakan kata-kata yang singkat, menarik, dan sarat akan makna. 2. Pernyataan Umum atau Tesis Pada bagian ini, penulis akan mengenalkan topik atau pernyataan pendapat penulis yang biasa disebut juga sebagai bagian pembuka. 3. Argumentasi Pengertian bagian argumentasi pada teks eksposisi mengacu pada alasan yang dapat memperkuat argumen penulis dalam mendorong ataupun menolak gagasan. Pengembangan argumen menjadi paragraf ini dilakukan melalui penyajian contoh dan alasan. 4. Penegasan Ulang Pendapat atau Kesimpulan Dalam bagian ini, penulis akan menegaskan kembali pendapatnya mengenai topik yang dibahas. Pengulangan tersebut dilakukan dengan dasar argumen yang telah disajikan sebelumnya dan memiliki sifat pilihan yang membuat tidak semua teks eksposisi mempunyainya. Baca Juga Daur Hidup Belalang Lengkap dengan Gambar dan Penjelasannya Jenis-jenis Teks Eksposisi Sumber gambar Unsplash Teks Eksposisi Definisi Jenis teks eksposisi ini merupakan sebuah paragraf eksposisi yang menjabarkan definisi atau pengertian mengenai sebuah topik tertentu. Teks Eksposisi Proses Berisikan langkah-langkah atau cara-cara untuk melakukan sebuah hal dari awal hingga akhir. Teks Eksposisi Ilustrasi Dalam teks eksposisi ilustrasi, penulis akan memaparkan informasi atau penjelasan tertentu dengan caranya dan memberikan gambaran yang sederhana mengenai suatu topik dengan topik lainnya yang memiliki kemiripan dalam hal-hal tertentu. Teks Eksposisi Laporan Merupakan paragraf eksposisi yang mengemukakan laporan dari sebuah berita atau penelitian tertentu. Teks Eksposisi Perbandingan Teks eksposisi perbandingan adalah paragraf yang berisikan ide atau gagasan yang biasanya dipaparkan dengan cara membandingkannya dengan gagasan lain. Teks Eksposisi Pertentangan Adalah paragraf eksposisi yang berisikan berbagai pertentangan akan suatu hal dengan hal lainnya. Teks Eksposisi Berita Jenis teks eksposisi ini memiliki paragraf yang berisikan informasi dari suatu kejadian seperti yang sering kita jumpai dalam berita ataupun surat kabar. Teks Eksposisi Analisis Dalam jenis ini, teks eksposisi berisikan paragraf yang memisahkan suatu masalah dari suatu gagasan utama menjadi beberapa sub-bagian, kemudian melakukan pengembangan secara berurutan. Unsur-unsur Penulisan Teks Eksposisi Sumber gambar Pixabay Menentukan Topik Pertama-tama, penulis menentukan tema bahasan atau topik teks eksposisi yang akan dibuatnya. Hal ini bertujuan agar penulis lebih fokus dalam membuatnya berkat topik yang jauh lebih terfokus. Menentukan Tujuan Eksposisi Setelah mendapatkan topik, penulis menentukan tujuan dibuatnya teks eksposisi tersebut. Dengan begitu, pembaca dapat mendapatkan kejelasan dan pemahaman ketika membaca teks eksposisi yang sudah dibuat. Memilih Data yang Sesuai Mengumpulkan data atau bahan penulisan teks eksposisi ini dapat dilakukan oleh penulis melalui membaca buku, majalah, surat kabar, pencarian di internet, ataupun melalui wawancara langsung. Membuat Kerangka Karangan Agar proses penulisan dapat dilakukan dengan lebih mudah, penulis bisa membuat kerangkanya secara lengkap dan sistematis. Baca Juga Contoh Puisi tentang Guru dalam Bahasa Indonesia Pembahasan dengan Mengembangkan Kerangka Karangan Setelah kerangka tersusun, penulis dapat mengembangkannya dengan lebih lengkap agar ciri-ciri eksposisi dapat tersalurkan. Dalam bagian ini, penulis lebih menjelaskan maksud dari topiknya itu dengan menyertakan bukti-bukti konkret sebagai penunjang dari pembahasan tersebut. Membuat Kesimpulan Unsur Kebahasaan Teks Eksposisi Sumber gambar Unsplash 1. Memakai Pronomina Pronomina Persona Merupakan kata ganti orang yaitu persona tunggal, seperti ia, dia, anda, kamu, aku, dan lain sebagainya; dan persona jamak seperti kita, kami, kalian, mereka, hadirin, dan para. Pronomina Nonpersona Merupakan kata ganti bukan orang yaitu pronomina penunjuk seperti ini, itu, sini, situ, sana; dan pronomina penanya seperti apa, mana, siapa. 2. Terdapat Nomina Nomina merupakan kata yang mengacu pada benda nyata maupun abstrak. Dalam kalimat, nomina berkedudukan sebagai subjek. 3. Verba Merupakan kata yang mengandung makna dasar perbuatan, proses, atau keadaan yang bukan sifat. Dalam kalimat biasanya berfungsi sebagai predikat. 4. Konjungsi Kata penghubung seperti pada kenyataannya, kemudian, lebih lanjut, dan lain sebagainya yang bisa memperkuat argumentasi. Baca Juga Contoh Puisi tentang Ibu Tercinta Itulah contoh, struktur, ciri-ciri dan penjelasan dari teks eksposisi yang dapat kamu pelajari, Toppers! Pastikan kamu mengikuti langkah-langkah membuat teks eksposisi di atas jika ingin membuatnya ya. Untuk membuat teks eksposisi sendiri, pasti kamu akan membutuhkan buku dan alat tulis yang bisa kamu temukan dengan mudah di Tokopedia. Kamu juga bisa membeli voucher belajar untuk mempelajari lebih lanjut mengenai jenis-jenis tulisan lainnya. Beli voucher game permainan favoritmu dan naikkan levelmu ke tingkat yang lebih tinggi. Penulis Lazuardi