Q2Pekerjaanproyek konstruksi dimulai dengan tahap awal proyek yaitu tahapperencanaan dan perancangan, kemudian dilanjutkan dengan tahap konstruksiyaitu tahap pelaksanaan pembangunan fisik, berikutnya adalah tahap operasional atau tahap penggunaan dan pemeliharaan. Pihak-pihak yang terlibat dalam suatu proyek konstruksi dari tahap awal proyek (tahap perencanaan dan perancangan) hingga masa Denganmetode prototyping ini akan dihasilkan prototipe sistem sebagai perantara pengembang dan pengguna agar dapat berinteraksi dalam proses kegiatan pengembangan sistem informasi. Agar proses pembuatan prototipe ini berhasil dengan baik adalah dengan mendefinisikan aturan- aturan pada tahap awal, yaitu pengembang dan pengguna harus satu Padatahapan ini yaitu proses pengkajian dapat dilakukan secara individual melalui kelompok-kelompok dalam masyarakat. Dalam hal ini petugas harus berusaha mengidentifikasi masalah kebutuhan yang dirasakan (feel needs) dan juga sumber daya yang dimiliki klien. Tahap perencanaan alternatif program atau kegiatan. Pada tahapan ini petugas sebagai keperuntukannya Prototype ini dikenal sebagai prototype digital atau virtual prototype. Model prototype konvensional adalah membuat bentuk tiga dimensi. Teknologi ini disebut dengan stereolithografi atau pencetak tiga dimensi. Bagian-bagian dibuat dengan bahan yang dapat dibentuk namun cukup kuat. Hakdan kewajiban konsulyan perencana adalah: I. Membuat perencanaan secara lengkap yang terdiri dari gambar rencana, rencana kerja dan syarat-syarat, hitungan struktur, rencana anggaran biaya. II. Memberikan usulan serta pertimbangan kepada pengguna jasa dan pihak kontraktor tentang pelaksanaan pekerjaan. III. membuatisi media yang strukturnya juga telah disesuaikan dengan struktur media pada tahap perancangan yaitu judul, standar kompetensi, kompetensi dasar, indikator, materi pokok, contoh soal dan soal latihan. Validasi oleh Tim Ahli Pada tahap desain ini, juga dilakukan evaluasi terhadap media pembelajaran matematika tersebut. Analisakebutuhan adalah suatu proses untuk mendapatkan informasi, mode, spesifikasi tentang perangkat lunak yang diinginkan klien/pengguna. Kedua belah pihak, yaitu klien dan pembuat perangkat lunak terlibat aktif dalam tahap ini. Informasi dari klien yang akan menjadi acuan untuk melakukan desain perangkat lunak. memergunakanADDIE dengan pendekatan procedural, maka tahapannya harus sesuai dengan prosedur pertama dari analisis (Analyze), desain (Design), pengembangan (Development), implementasi (Implementation) serta tahap terakhirnya evaluasi (Evaluation). Ini merupakan gambaran umum sebagai model sistem desain generik. denganperencanaan atau dengan melihat catatan penggunaan sumber daya misalnya jam orang dan membandingkan dengan anggaran. Langkah ini menghabiskan hal-hal sebagai berikut : 1. Varians pada jadwal, berarti penyimpa-ngan waktu (jadwal) pelaksanaan terhadap jadwal yang telah direncanakan/ ditentukan. 2. Tahapini terjadi pembelahan sel, baik pembelahan biner atau pembentukan tunas. Pada mitosis, sel membelah dirinya membentuk dua sel anak yang terpisah. Dalam fase M terjadi beberapa jenjang fase, yaitu: Profase, yaitu fase terjadinya kondensasi kromosom dan pertumbuhan pemintalnya. Pada saat ini kromosom terlihat di dalam sitoplasma. d1x0.